TANAMAN JABON
(Anthocephalus cadamba, Miq)
I. Pengadaan Bibit tanaman
- Bahan untuk bibit Pohon jabon berbuah setiap tahun, buah masak antara bulan Juni dan Agustus, jumlah biji kering per kg sebanyak 26.132.000 biji.
- Cara untuk mengumpulkan biji jabon adalah sbg berkut : Buah yang sudah masak di parut pada saringan kaat ukuran ½ inchi dan biarkan daging buah melunak atau membusuk di dalam baskom benih air selama 5-7 hari. Setelah melunak, diremas dan di gosok hingga hancur, biji yang baik akan berpisah di dasar baskom. Biji yang baik dikeringkan selama 2 hari (kering udara) dan dibersihkan / diayak dengan ayakan halus (ukuran 0,5 mm).
Persemaian
- Cara Pembuatan Persemaian : - Lapangan sebaiknya datar, dengan kemiringan maksimal 5 % - Mudah memperoleh air sepanjang tahun (dekat sumber air ) - Lahan persemaian bebas dari genangan air
- Pembuatan bedengan - Ukuran bedeng semai 5 x 1 m atau 10 x 1 m, membujur arah utara ke selatan - Permukaan bedengan di tinggikan 10-15 cm dari permukaan tanah, pinggir bedengan dikuatkan dengan bambu atau bata merah
- Persiapan bedeng tabur - Bak tabur terbuat dari bahan plastik berukuran 37 cm x 47 cm dan tebal 10 cm. - Bak tabur diisi dengan pasir halus yang telah disterilkan dengan cara dipanaskan sampai temperatur 90 – 100 C ketebalan pasir 4 – 5 cm - Biji kering yang akan ditabur dicampur pasir halus steril dan ditabur merata pada setiap bak tabur. - Bak tabur harus selalu dalam keadaan lembab dan tertutup
- Penyapihan kecambah - Setelah biji ditabur selama 1 – 1,5 bulan (tinggi benih 3-5 cm dan berdaun 4 lembar, siap untuk disapih ke dalam kantong plastik yang sudah diisi media tanam. - Bibit dari bak tabur diangkat dengan hati-hati masukan ke dalam kantong plastik, dan media harus dalam keadaan basah.
- Pemeliharaan benih - Benih di siram 2 kali sekali (pagi dan sore) sebelum jam 9.00dan sesudah jam 16.00 - Benih yang masih kecil harus diberikan naungan dengan plastik atau atap rumbia atau daun kelapa. - Setelah bibit berumur 4-6 bulan di persemaian dengan ketinggian 25-30 cm, siap ditanam dilapangan.
- Pembersihan lahan Jabon termasuk jenis tanaman intoleran, maka diperlukan pembersihan lapangan yang sempurna (terbebas dari gulma).
- Tanah dicangkul sampai halus dan tidak ada bongkahan tanah, dilanjutkan dengan pembuatan lubang tanaman dengan ukuran 30 x 30 x 30 cm dengan jarak tanam 3 x 2 m atau 3 x 3 m
- Masukan pupuk dasar (pupuk kandang yang telah matang) ke dalam lubang tanam sebanyak 2-3 kg setiap lubang.
3. Penanaman
- Buka kantong plastik benih dengan hati-hati, jangan sampai media dalam kantong plastik pecah.
- Masukan bibit ke dalam lubang tanam dengan penimbunan tanah sebatas leher akar.
- Padatkan tanah sekitar bibit secara hati hati.
- Pasangkan ajir tanaman (terbuat dari bambu dengan ukuran 2x100 cm) dan ikatkan dengan benih yang sudah ditanam.
1. Penyiangan tanaman
Membersihkan tanaman pengganggu (gulma) dengan radius 1 m pada kiri kanan tanaman, lakukan penyiangan setiap 3 bulan sekali sampai dengan tanaman berumur 2-3 tahun.
2. Penyulaman
Penyulaman tanaman dilakukan pada tahun pertama penanaman, pada saat hujan masih turun, gunakan bibit sulaman yang berusia sama.
3. Hama dan Penyakit Tanaman
a. Hama Tanaman
- Semut dari famili Formicidea (menyerang persemaian)
- Bekicot (Achatina fulica Fer)
- Rayap (Ceptotermes curvenatus HELMER)
- Ulat kukuk (Lepidiota stigma) menyerang akar
- Satwa liar (rusa, banteng) yang memakan pucuk tanaman muda.
- Lodoh atau wedangan (dumping off) yang menyerang bibit di persemaian, disebabkan oleh jamur Fusarium, Rhizoctonia dan Pythium
- Cendawan Gloosperium anthocephali, yang menyebabkan mati pucuk
4. Penjarangan tanaman
Penjarangan bertujuan untuk memberikan ruang tumbuh yang optimal dan untuk memperoleh tegakan akhir yang berkualitas tinggi. Penjarangan dilakukan mulai umur tanaman 3 tahun dan dilakukan setiap 3 tahun sampai dengan umur tanaman 15 tahun, tanaman yang dibuang yaitu yang tumbuhnya kurang normal (kerdil, bengkok, dan berpenyakit).
V. Daftar Pustaka
Anonimous. 1996. Teknik Pembuatan Tanaman Jabon, Direktorat Hutan Tanaman Industri, Dephut Jakarta.
Anonimous. 1999, Materi Penyuluhan Kehutanan, Pusat Bina Penyuluhan Kehutanan dan Perkebunan, Dephut Jakarta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Selamat Datang di Lestari di Indonesia Blogspot